Upc Kartini 1

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (MAN IC OKI) Gelar Upacara Peringati Hari Kartini. Para petugas yang terlibat dalam upacara itu, seluruhnya pe­rem­puan. Se­perti mau unjuk gigi, bahwa mereka juga tak kalah dengan kaum pria. Upacara ber­lang­sung khidmat hingga selesai, Kamis (21/4).

“Ide ini mur­ni dari para si­s­wa melalui OSIS MAN IC OKI,” Ujar Bagus Jodie Abimanyu selaku Ketua OSIS MAN IC OKI

Sriani, S.Pd selaku Pembina Upacara mengatakan, perjuangan Kartini dalam me­m­per­juang­kan emansipasi kaum perempuan perlu diteladani para siswa.

“Semoga, siswa-siswi tidak hanya mengenal sosok Kartini dari buku saja. Kami menerapkan ini, agar siswa dan siswi bisa lebih faham bagaimana per­juang­an Kartini dalam me­m­perjuangkan emansipasi wanita. Sehingga kelak, ak­an lahir pula Kartini-Kar­tini masa depan dari sekolah ini,” ungkapnya.

Para Kartini MAN IC OKI juga dengan gegap gempita membacakan naskah Undang-Undang Dasar. Bahkan, pemimpin upacara, Alya Dwi Salsabila, tampak sangat lantang memberikan laporan ke­pada pembina upacara.

Sri menambahkan, bahwa peran Kartini dalam me­ngang­kat emansipasi kaum perempuan cukup berat.

“Dahulu sebelum Kartini lahir, perempuan sangat dikekang, hanya sebatas urusan sumur, dapur dan kasur. Sehingga perempuan cenderung didiskriminasi,” jelas Sri.

Sementara, seorang siswi yang dianggap sebagai sosok Kartini MAN IC OKI, Sabrina Naila yang me­ru­pakan siswi kelas X. IPA 3 ber­tu­gas sebagai Pengucapan UUD 1945. Ia memahami ba­gai­mana sulitnya per­juang­an Kartini dalam masa penjajahan.

“Kita harus menghargai perjuangan beliau. Karena dalam masa sulit, Kartini mampu memperjuangkan kesamaan derajat. Semoga MAN IC OKI akan mam­pu melahirkan sosok Kar­tini-Kartini masa depan,” harap Naila. (Tito)

Travels World