kskk unbk

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) Dr. H. Umar, MA melakukan pembinaan bagi Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad), Ketua Pokjawas Kab/Kota dan Provinsi, serta Kepala MI, MTs dan MA Negeri se Sumatera Selatan dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Nasional.

Kegiatan ini digelar di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dihadiri juga Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Sumsel HM. Alfajri Zabidi, S.Pd., MM.M.Pd.I, Kabag. TU Drs. H. Paidol Barokat, M.Pd.I, Kepala Bidang (Kabid) Penmad Kemenag Sumsel Drs. H. Khusrin, Kakan. Kemenag Kab. OKI HM. Arkan Nurwahiddin, M.Pd.I, Kamis (22/2)

Umar dalam paparannya mengatakan bahwa UNBK adalah salah satu instrumen untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Ini penting, karena kita sudah harus memperluas dan memeratakan mutu pendidikan madrasah, tidak sekedar memperluas akses.

“Naiknya kepercayaan masyarakaat terhadap madrasah harus kita sambut dengan peningkatan kejujuran, akuntabilitas dan integritas penyelrnggaran pendidiakan melalui UNBK ini,” Ujar Umar.

Umar selaku Direktur KSKK Madrasah merespon cepat rencana percepatan penyelenggaaan ujian nasional tersebut.

“Ujian Nasional berbasis komputer terbukti lebih efektif, efisian, dan akuntabel. Karena itu Direktorat KSKK Madrasah bertekad UNBK untuk seluruh madrasah se-Indonesia,” Tambahnya.

Dikatakan lagi, Jika UNBK ini berhasil 100% maka ujian-ujian madrasah lainnya akan semakin mudah. Ada ujian madrasah, ujian akhir madrasah berstandar Nasional (UAMBN) dan Ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

“Bahkan bila perlu ujian kenaikan kelas dan lainnya semua berbasis komputer. Hal ini untuk meningkatkan integritas, kejujuran dan akuntabelitas penyenggaraan ujian maupun ulangan,” jelas Umar. (Tito)