edit2

Kayuagung, Inmas.

Meluasnya pasien terkonfirmasi Covid-19 yang hampir menyentuh seluruh wilayah di Indonesia membuat sebagian wilayah di Indonesia harus waspada. Kondisi ini secara medis tentu saja meniscayakan pentingnya untuk tetap menjaga dan memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) saat melakukan aktivitas di era pandemi.

Prokes ini disebutan 5 + 1 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, mejaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan memanjatkan doa.

Upaya yang pentingnya adalah berdoa, memohon kepada Allah agar terhindar segala cobaan dan fitnah, termasuk wabah Corona. Untuk itu, Civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengadakan Doa Bersama Virtual, dengan harapan untuk kesehatan dan kesuksesan pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022 di era pandemic covid-19.

Doa Bersama Virtual tersebut dilaksanakan pada awal memasuki Tahun Pelajaran 2021/2022 Senin (12/07) melalui aplikasi Zoom Meeting.

Hadir dan turut berdoa bersama pada acara ini Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Muhammad Ali, S.Ag., M.Pd.I, Kepala MAN IC OKI H. Kiagus Faisal, S.Ag., M.Pd.I, PTK, Orang Tua/Wali, Peserta Didik Kelas X, XI dan XII dan Alumni MAN IC OKI.

Acara doa bersama dipimpin langsung secara daring oleh H. M. Ghozali Al Bukhoiri, S.T Ulama yang juga orang tua dari peserta didik MAN IC OKI.

Faisal dalam acara sambutannya menyampaikan bahwa acara ini penting sebagai bentuk upaya spiritual agar keluarga MAN IC OKI diberi kesehatan dan kesuksesan pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022 di era pandemic covid-19.  

“Tugas manusia memang hanya berusaha dan berdoa, setelah itu semuanya diserahkan kepada Allah. Semoga wabah pandemi Corona ini cepat berlalu, dan semua doa-doa kita dikabulkan Allah Maha Penerima doa. Amin Ya Rabbal ‘Alamin”, Ujar Faisal.

Dalam kesempatan yang sama Muhammad Ali berharap agar semua tetap dalam lindungan Allah SWT.

“Kita sama-sama berdoa agar semua dapat dilindungi oleh Allah SWT berupa kesehatan dan Kesusksesan dalam kegiatan belajar mengajar ini”, Harap Muhammad Ali. (Tito)