.:: SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MAN INSAN CENDEKIA OKI ::.

 

Pidato

Kayuagung, Humas—Pidato berbahasa Inggris dan Arab menjadi kegiatan rutin bada Isya bagi Peserta didik MAN Insan Cendekia OKI. Mereka secara bergantian dengan tema tertentu menyampaikan pidato singkatnya di hadapan jamaah Sholat Isya di Masjid Darunnajah, MAN Insan Cendekia OKI.

Kegiatan pidato berbahasa asing ini menjadi program unggulan keasramaan MAN Insan Cendekia OKI. Aturannya ialah, (1) pengurus asrama membangu jadwal pidato dan menetukan bahasa yang harus digunakan, (2) Pembina atau pengurus asrama menerima konsep pidato yang akan dipaparkan, (3) peserta didik menyampaikannya di hadapan jamaah Sholat Isya, (4) apabila yang berpidato berbahasa Inggris, maka akan ada peserta didik yang ditunjuk acak untuk merespon, mengomentari, atau bahkan menambahkan pidato tersebut dengan bahasa Arab dan sebaliknya.

Menurut Wakil Kepala Madrasah bidang Keasramaan, Ustazah Habibah kegiatan ini merupakan upaya untuk menciptakan lulusan yang berpikir kritis dan menguasai bahasa asing.

“Keunggulan madrasah berasrama, kita manfaatkan untuk memprogramkan kegiatan positif. Salah satunya pidato atau ceramah singkat berbahasa asing ini. Nantinya, mereka di masyarakat sudah terbiasa, bahkan bisa bersaing di dunia internasional.” Tutur Habibah.

Program ini juga menjadi kurikulum inovasi MAN Insan Cendekia OKI yang juga memiliki pondok pesantren, yaitu Mahad An Najah. Maka, kegiatan seperti ini pun dinilai dan masuk ke dalam nilai rapor pondok dan ijazah pada saat lulus yang berarti double degree.

Menurut pengurus organisasi keasramaan, Yoga menginginkan semua peserta didik benar-benar mempersiapkan dirinya sesuai dengan jadwal dan pilihan bahasa yang ditentukan pengurus. Ia juga bersama tim Language Activist (LA) memberikan ruang diskusi jika teman-temannya ingin berdiskusi dengan tim bahasa ini. (Af)